PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

DAKUBA Rayakan HUT ke-14 dan Resmi Bertransformasi Menjadi Pemuda Kesatuan Bangsa

Berita    6 bulan yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    100 Kali

Sumber Foto: Diskominfo Kota Samarinda

SAMARINDA, KOMINFONEWS — Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Dayak-Kutai-Banjar (DAKUBA) pada hari ini, Sabtu (26/07/2025), menggelar perayaan "Anniversary Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14". Acara berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel Borneo, Jalan Mulawarman, Samarinda. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) dan deklarasi transformasi DAKUBA menjadi "Pemuda Kesatuan Bangsa".
Berdiri sejak 4 April 2011, DAKUBA merupakan organisasi yang aktif berkegiatan, terutama di bidang sosial kemasyarakatan dan budaya. Sebagai salah satu organisasi besar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kini DAKUBA resmi bertransformasi menjadi "Pemuda Kesatuan Bangsa", sebagai bentuk kesiapan dalam menyongsong era Ibu Kota Negara (IKN).
Transformasi ini menjadi langkah strategis untuk membuka diri dan memperluas lingkup keanggotaan. DAKUBA tidak lagi hanya berfokus pada tiga suku, yakni Dayak, Kutai, dan Banjar, melainkan menjadi wadah bagi seluruh suku di Indonesia.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar DAKUBA, khususnya kepada panitia penyelenggara, atas keberhasilan dan kemeriahan pelaksanaan acara.
"Saya, baik atas nama pribadi maupun atas nama Pemerintah Kota Samarinda, memberi apresiasi yang setinggi-tingginya dan rasa hormat yang sebesar-besarnya kepada DAKUBA yang bertransformasi menjadi Pemuda Kesatuan Bangsa," ucapnya.
Andi Harun menegaskan bahwa transformasi DAKUBA menjadi simbol perluasan peran dan pemikiran. Organisasi ini tidak lagi terbatas pada urusan suku Dayak-Kutai-Banjar, melainkan mencakup wilayah kerja, pemikiran, dan pengabdian yang lebih luas serta berwawasan nasional.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi wujud nyata dari persatuan seluruh elemen bangsa, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Kita berbeda dalam soal agama, kita boleh jadi berbeda dalam hal suku bangsa, bahasa, ras, dan latar belakang sosial lainnya. Tapi kita semua pasti berpegang teguh pada Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," tegasnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menyebut bahwa langkah DAKUBA ini merupakan sebuah revolusi mental.
"Sebuah gerakan menggembleng menjadi manusia baru, menjadi entitas baru, dari DAKUBA yang relatif ruang lingkupnya kecil, menjadi DAKUBA yang wilayah pikiran, gagasan, dan tindakannya kelak mencakup wilayah yang sangat besar," urainya.
Andi Harun juga mengungkapkan bahwa transformasi ini membawa pesan penting bagi seluruh masyarakat Kaltim.
"DAKUBA memberikan pelajaran dan mengirim pesan kepada kita semua : Hai semua penduduk Kaltim, siapa pun kita yang ada di Kaltim, kita boleh lahir di tempat kita masing-masing, kita boleh tinggal di kabupaten/kota kita masing-masing, tapi jangan pernah khianati Kalimantan Timur—bawa maju!" pungkasnya penuh semangat, disambut tepuk tangan meriah para undangan yang memadati ruangan.
Usai pidato dari Wali Kota Andi Harun, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, pemotongan kue ulang tahun, dan pemukulan gong sebagai tanda resmi transformasi DAKUBA menjadi "Pemuda Kesatuan Bangsa". (MAF/KMF-SMR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026