SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, MM menerima audiensi dan silaturahmi Kompas Media Group di Ruang Kerja Wawali, Selasa (20/1/2026) siang. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog strategis antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dengan salah satu kelompok media nasional terkemuka di Indonesia itu.
Wawali Saefuddin Zuhri didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Kota Samarinda, Dinvi Kurniadi, S.STP,
M.Si, serta Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Diskominfo Kota Samarinda, Dhanny Rakhmadi, SH. Audiensi berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif.
Kompas Media Group diwakili oleh Lia Tri Lestari selaku Business Manager Kompas TV,
Kompas.com, KG Radio, dan Litbang Kompas, bersama Fahra Aisha Fajrin (Group Head Business), serta Alvina Dana Yulianti (Business Executive).
Dalam pertemuan itu, Lia menyampaikan bahwa Kompas selama ini telah menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan Pemkot Samarinda, baik dalam hal publikasi kegiatan pemerintahan maupun pelaksanaan survei kinerja pemerintah melalui Litbang Kompas.
Menanggapi hal tersebut, Wawali Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kompas Media Group atas peran konsisten dan profesional dalam memberitakan berbagai aktivitas di lingkungan Pemkot Samarinda. Menurut dia, pemberitaan yang informatif dan berimbang menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan publik.
Ia menegaskan, Pemkot Samarinda berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan media. Melalui sinergi yang sehat, berbagai program pembangunan, khususnya yang berbasis kerakyatan, diharapkan dapat dipahami dan disambut positif oleh masyarakat luas.
“Memang kami akui masih terdapat kekurangan. Namun Pemkot Samarinda terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan,” ujar Saefuddin Zuhri.
Ia menilai media memiliki peran strategis dalam mengawal proses pembangunan sekaligus menyampaikan pesan-pesan pemerintah secara objektif.
Lebih lanjut, Wawali menyebut Kompas sebagai media nasional yang matang, senior, dan berpengalaman. Kehadiran media berskala nasional dinilai penting agar informasi pembangunan daerah dapat menjangkau khalayak yang lebih luas. (HER/KMF-SMR | FOTO: CHAIDIR/PROKOMPIM)