Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kementerian Agama Kota Samarinda, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda, Ketua PW Syarikat Islam Kaltim, jajaran pengurus Pimpinan Cabang (PC) Syarikat Islam Kota Samarinda, serta pengurus pimpinan ranting Syarikat Islam se-Kota Samarinda.
Dalam sambutannya, Saefuddin menegaskan bahwa Muscab II bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, forum ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi organisasi, memperkuat konsolidasi, dan menyusun program kerja yang adaptif terhadap kebutuhan umat di tengah perubahan zaman.
Mengusung tema 'Meneguhkan Khittah Perjuangan Ekonomi Umat Menuju Samarinda Kota Pusat Peradaban', Muscab II diharapkan mampu memperkuat kontribusi Syarikat Islam dalam pembangunan daerah, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai syariah.
Menurut Saefuddin, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kekuatan ekonomi masyarakat, serta kokohnya nilai-nilai moral dan spiritual.
Ia menilai Syarikat Islam memiliki rekam jejak panjang dalam sejarah bangsa, mulai dari membangkitkan kesadaran umat, memperjuangkan keadilan sosial, mengembangkan pendidikan, hingga memperkuat ekonomi kerakyatan. Nilai-nilai perjuangan tersebut, kata dia, tetap relevan untuk menjawab tantangan globalisasi, transformasi digital, dan dinamika ekonomi saat ini.
"Syarikat Islam diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berdaya saing, dan berkarakter," tegasnya.
Saefuddin juga memaparkan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor, meliputi infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pengelolaan lingkungan, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Seluruh program tersebut diarahkan untuk mewujudkan Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban, yang hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
"Peran Syarikat Islam sangat penting, terutama dalam membangun ekonomi umat, memperkuat pendidikan karakter, serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat," ujarnya.
Menutup sambutannya, Saefuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Syarikat Islam atas dedikasi dan kontribusinya dalam memperkuat kehidupan keagamaan, sosial, dan ekonomi masyarakat Kota Samarinda.
Ia berharap Muscab II mampu melahirkan keputusan-keputusan terbaik serta kepengurusan yang amanah, profesional, dan visioner, sehingga Syarikat Islam semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat serta mendukung pembangunan Kota Samarinda. (EKO/HER/KMF-SMR | FOTO: JIR/DOKPIM)
Tampilkan lebih sedikit