SAMARINDA. KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sepakat memperkuat sinergi dalam membangun kota yang maju, sejahtera, dan berdaya. Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Dialog Kolaborasi Pemkot dan Ormas yang digelar di Arutala Ballroom Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda, Selasa (28/10/2025) sore.
Kegiatan bertajuk 'Mewujudkan Kota Maju, Sejahtera, dan Berdaya' ini dihadiri langsung Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, bersama Wakil Wali Kota (Wawali) H. Saefuddin Zuhri, SE, MM, Sekretaris Daerah (Sekda) Hero Mardanus Satyawan, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Ormas dan LSM se-Kota Samarinda.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Samarinda, Yosua Laden, S.STP,
M.Si, selaku ketua panitia melaporkan bahwa hingga saat ini tercatat 158 Ormas resmi terdaftar, termasuk 11 kelompok relawan kebencanaan. “Masih banyak Ormas aktif di lapangan yang belum terdaftar. Kami mengajak semuanya segera melengkapi legalitas agar bisa berkolaborasi dengan pemerintah secara optimal,” ujarnya.
Yosua juga menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas kota. “Mari bersama menjaga Samarinda agar tetap aman dan damai. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Wawali Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM menilai besarnya jumlah organisasi di Samarinda menjadi potensi besar bagi pembangunan daerah. “Kalau semua Ormas bersatu dan berkolaborasi dengan pemerintah, saya yakin Samarinda akan semakin maju,” katanya.
Ia mencontohkan aksi bersih-bersih bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) yang melibatkan berbagai pihak. “Kita ingin masyarakat sadar pentingnya menjaga kebersihan. Jangan buang sampah sembarangan, karena itu penyebab utama banjir. Kalau semua bergerak bersama, masalah banjir akan jauh berkurang,” ujarnya.
Menurut Saefuddin, kolaborasi seperti ini harus menjadi budaya baru di Samarinda. “Kekuatan utama kita ada pada persatuan dan gotong royong. Selain Hablumminallah (hubungan baik dengan Allah, Red) juga habluminannas (menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, Red) yang harus terus kita jaga. Termasuk kegiatan dialog kita saat ini.
Dialog ini diharapkan menjadi wadah komunikasi dan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat menuju Samarinda yang bersih, nyaman, maju, dan berdaya saing. (HER/KMF-SMR | FOTO : TOMI/DOKPIM)