Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda, Dr. Aji Syarif Hidayatullah, MPsi, Sekretaris Diskominfo Suparmin, SE, M.Eng, serta Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi, Dhanny Rakhmadi, SH.
Sementara dari pihak Metro TV hadir Vivi Fadjarwary (Sales Manager) selaku pimpinan rombongan, didampingi Marselina Tabita (Host), Inge Dewi Mariati (Account Executive), Ardy Yunus (Produser), serta Andi Isworo dan Adi Nugroho Miftahudin (Kameramen).
Vivi Fadjarwary mengungkapkan ketertarikan timnya terhadap berbagai perubahan pesat yang terjadi di Kota Samarinda dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami sudah sempat berkeliling dan melihat langsung perkembangan kota. Memang Samarinda sekarang sudah sangat berbeda dibanding beberapa tahun lalu, terutama di kawasan Citra Niaga yang kini tertata indah dan hidup kembali. Setelah wawancara besok, kami juga berencana mengunjungi proyek Terowongan yang menjadi jalan terowongan pertama di Kalimantan,” ujarnya.
Menurut Vivi, Metro TV akan melakukan wawancara eksklusif empat segmen bersama Wali Kota Samarinda pada Kamis (13/11/2025) siang, menyoroti berbagai keberhasilan pembangunan yang dinilai mampu mengubah wajah kota dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Andi Harun memaparkan sejumlah program prioritas yang menjadi fondasi kemajuan Kota Samarinda. Di antaranya, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan sistem Sanitary Landfill, serta penyediaan insinerator ramah lingkungan di hampir seluruh kecamatan sebagai solusi pengelolaan sampah modern.
“Sisa pembakaran dari insinerator bahkan bisa dimanfaatkan kembali untuk memproduksi batako. Jadi tidak ada yang terbuang percuma,” ujar Wali Kota.
Selain aspek infrastruktur, Andi Harun juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini, agar generasi muda tumbuh dengan kesadaran mencintai lingkungan. Program tersebut telah dimulai di Sekolah Terpadu Jalan Jakarta, Sungai Kunjang, yakni SD 028, SMPN 16, dan SMA Prestasi.
Wali Kota juga menyoroti keberhasilan Samarinda dalam mengimplementasikan konsep Smart City Plus, dengan tingkat digitalisasi pelayanan publik yang kini telah mencapai 70 persen.
“Bahkan untuk layanan administrasi di tingkat kelurahan, warga sudah bisa mengakses secara daring tanpa perlu datang langsung ke kantor. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pelayanan yang cepat, efisien, dan transparan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Andi Harun menyebut bahwa saat ini Samarinda menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan, yakni mencapai 8,66 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi maupun nasional.
“Angka ini bukan sekadar data, tetapi bukti nyata bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat telah membawa hasil yang signifikan,” tandasnya.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama. Audiensi ini diharapkan menjadi awal kolaborasi positif antara Pemkot Samarinda dan Metro TV dalam memperkenalkan wajah baru Samarinda ke tingkat nasional. (HER/KMF-SMR | FOTO: CHAIDIR/DOKPIM)