Pertemuan itu membahas sejumlah peluang kerja sama strategis, mulai dari digitalisasi transaksi publik, pengembangan kawasan, hingga pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Wali Kota didampingi Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Marnabas, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparudin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ananta Faturrozi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cahya Ernawan, serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Samarinda Nadya Turisna.
Sementara itu, rombongan BRI dipimpin Regional CEO BRI Banjarmasin Bambang Indriatmoko bersama Area Head BRI Samarinda Ami Kurniawan, Pemimpin Cabang BRI Samarinda Gadjah Mada Gilang Surya Pratama, Pemimpin Cabang BRI Samarinda Pelita Raditya Adi Prakosa, Team Leader Regional Office Banjarmasin Maria Novena, dan Funding and Transaction Manager BRI Samarinda Gadjah Mada Eny Rosayanti Akis.
Dalam audiensi tersebut, Bambang Indriatmoko menyampaikan undangan kepada Wali Kota Andi Harun untuk meresmikan Kantor BRI Cabang Pelita yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (24/7/2026) mendatang. Peresmian itu akan dirangkaikan dengan Expo Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan BRI terhadap pengembangan ekonomi lokal.
"Kami mengundang Bapak Wali Kota untuk meresmikan Kantor BRI Cabang Pelita. Kami juga akan menggelar Expo UMKM dan siap mendukung pengembangan kawasan Tepian Samarinda," ujar Bambang.
Selain itu, BRI memaparkan sejumlah inisiatif kerja sama. Di antaranya pengembangan kawasan waterfront, pengenalan aplikasi digital 'KITA', serta penguatan ekosistem transaksi nontunai (cashless) di Kota Samarinda.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Andi Harun menyambut positif komitmen BRI. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan menjadi kunci dalam menghadirkan layanan publik yang semakin modern, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sebagai langkah konkret, Andi Harun menawarkan kerja sama penerapan sistem pembayaran parkir berlangganan berbasis kartu uang elektronik (e-money). Ia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menyiapkan regulasi sebagai dasar implementasi sistem tersebut untuk memperkuat budaya transaksi digital di tengah masyarakat.
Wali Kota juga membuka peluang bagi BRI menjadi mitra penerbit sekaligus distributor kartu e-money tersebut. Nantinya, kartu multifungsi itu tidak hanya digunakan untuk pembayaran parkir berlangganan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai transaksi elektronik lainnya dengan fasilitas isi ulang (top up).
Implementasi sistem pembayaran parkir nontunai akan diawali di lingkungan Pemkot Samarinda sebelum diterapkan secara bertahap kepada masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Samarinda dalam mempercepat transformasi digital, sekaligus mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang lebih efektif, aman, dan terintegrasi. (NAJLA/EKO/HER/KMF-SMR | FOTO: CHRIS/DOKPIM)
Tampilkan lebih sedikit