SAMARINDA, KOMINFONEWS – Wakil Wali Kota Samarinda (Wawali), H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., menghadiri Penutupan dan Malam Apresiasi Tenant Pedas Puas Festival (PPF) 2026 yang digelar di halaman parkir GOR Segiri, Minggu (7/6/2026) malam. Pada kesempatan tersebut, Wawali tidak hanya mengapresiasi para pelaku UMKM dan penyelenggara, tetapi juga turut menghibur masyarakat dengan menyumbangkan dua lagu yang disambut meriah para pengunjung.
Pedas Puas Festival 2026 merupakan agenda yang digagas oleh Seven Promosindo bersama Project Main dengan mengusung konsep “Pesta Pedas 7 Hari 7 Malam”. Kegiatan yang berlangsung pada 1–7 Juni 2026 ini menghadirkan sekitar 53 tenant kuliner yang terbagi dalam zona “Pedas” dan “Pemadam Kepedasan”, serta diramaikan berbagai hiburan dan kompetisi makan pedas.
Festival tersebut merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan Pedas Puas yang telah hadir di Kota Samarinda sejak 2023 dan kembali digelar pada 2024, sebelum hadir dengan skala yang lebih besar pada 2026 di kawasan GOR Segiri.
Dalam wawancara usai menghadiri malam penutupan, Wawali Saefuddin Zuhri mengungkapkan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM selama festival berlangsung.
“Alhamdulillah malam ini adalah penutupan Pedas Puas Festival yang berlangsung selama sepekan di GOR Segiri. Dari yang kami lihat langsung di setiap tenant, antusiasme masyarakat maupun pelaku UMKM sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa ekonomi kerakyatan di Kota Samarinda terus bergerak dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas transaksi yang terjadi selama festival menjadi indikator positif bagi perputaran ekonomi daerah. Berdasarkan informasi yang diterimanya, nilai transaksi non-tunai selama kegiatan berlangsung mencapai sekitar Rp2,5 miliar.
“Nilai transaksi tersebut tentu menjadi catatan yang sangat baik. Artinya, masyarakat masih memiliki daya beli, terutama untuk sektor kuliner dan produk UMKM yang ditawarkan dalam festival ini. Kegiatan seperti ini mampu menarik perhatian masyarakat luas sekaligus memberikan ruang promosi yang efektif bagi para pelaku usaha lokal,” tambahnya.
Wawali menilai keberadaan festival kuliner dan hiburan seperti Pedas Puas Festival tidak hanya menjadi sarana rekreasi masyarakat, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM.
Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyambut baik penyelenggaraan kegiatan serupa dan berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan pada masa mendatang.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Ketika UMKM berjalan dengan baik, ekonomi kerakyatan akan terus bergerak dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Samarinda secara keseluruhan,” harapnya.
Malam penutupan Pedas Puas Festival 2026 berlangsung meriah dengan padatnya pengunjung di area kegiatan. Selain pemberian apresiasi kepada tenant terbaik, acara juga diisi hiburan musik dan berbagai rangkaian penutup yang menandai berakhirnya festival kuliner bertema pedas terbesar di Kota Samarinda tersebut. (MAF/ASYA/KMF-SMR | FOTO: JIR/DOKPIM)N
Tampilkan lebih sedikit