PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Wujudkan Evidence-Based Policy, Pemkot Samarinda Bersama BPS Resmi Rilis Hasil dan Keberlanjutan Program Desa Cantik 2026

Berita    6 jam yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    4 Kali

Sumber Foto: Diskominfo Kota Samarinda

SAMARINDA, KOMINFONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil capaian sekaligus menegaskan keberlanjutan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Ballroom Arutala, Gedung Bapperida, Selasa (28/7/2026).
Acara ini dihadiri langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti, ST., M.Si., perwakilan BPS Provinsi Kalimantan Timur Statistisi Ahli Madya BPS Kaltim Ika Ayuningtyas, kepala Diskominfo Samarinda Dr Aji Syarif Hidayatullah, Muhammad Yusuf, SE., Pranata Komputer Ahli Madya dari BPS Kota Samarinda, jajaran Diskominfo, Bapperida dan jajaran perangkat daerah lainnya, hingga para camat dan lurah se-Kota Samarinda.
Neneng menegaskan pentingnya tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berbasis data digital (evidence-based policy) di tengah pesatnya transformasi pembangunan Kota Samarinda.
“Pembangunan Kota Samarinda yang tepat sasaran tidak lahir dari asumsi semata, melainkan dari data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui Desa Cantik, Pemkot Samarinda ingin memastikan bahwa perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan didasarkan pada data yang presisi,” ujar Neneng.
Neneng juga mengapresiasi para agen statistik kelurahan yang telah mempraktikkan tahapan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM) dalam proses pendataan.
“Yang lebih membanggakan, hasil pendataan ini tidak berhenti sebagai tumpukan laporan, tetapi langsung ditindaklanjuti untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat di wilayah masing-masing,” lanjutnya.
Ika Ayuningtyas turut menekankan pentingnya pembaruan data di tingkat lokal demi memastikan setiap program pemerintah tepat sasaran.
“Sebagai contoh di lapangan, ketika pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial, data yang mutakhir menjadi penentu utama. Kami memohon pengertian dan bantuan warga saat pendataan, karena data statistik ini sejatinya untuk kepentingan dan keperluan kita bersama,” tutur Ika.
Pada tahap awal, Program Desa Cantik difokuskan pada tiga kelurahan percontohan dengan fokus pengembangan yang berbeda.
Di Kelurahan Bandara, pembinaan difokuskan pada penanganan stunting di bawah kepemimpinan Lurah Siti Fitriyah. Hasil analisis BPS mengungkap temuan penting bahwa stunting di wilayah ini tidak lagi dipicu oleh faktor infrastruktur fisik, melainkan oleh perilaku domestik dan kondisi kesehatan spesifik pada rumah tangga.
Sementara itu, Kelurahan Lempake yang dipimpin Plt Lurah Euis Nurfaridah memfokuskan pendataan pada sektor pertanian menggunakan analisis deskriptif. Hasilnya mencatat sebanyak 298 petani yang kini dibukukan dalam Booklet Hasil Pendataan Lengkap Karakteristik Usaha Pertanian Kelurahan Lempake sebagai rujukan utama kebijakan ketahanan pangan daerah.
Adapun Kelurahan Masjid berfokus pada pengembangan kawasan wisata Kampung Ketupat. Plt. Lurah Rudi Hartono menjelaskan bahwa pendataan berbasis survei di wilayahnya berhasil menghasilkan publikasi tematik dan infografis lintas sektor.
“Dari hasil survei ini, kami merumuskan rencana tindak lanjut, seperti penambahan fasilitas umum, penguatan promosi digital, hingga penerapan manajemen sampah ramah lingkungan di kawasan wisata,” terang Rudi.
Mendukung keterpaduan data, Statistisi Ahli Muda Diskominfo Samarinda, Bambang Deni Ariyanto, S.Si., memperkenalkan Aplikasi Desa Cantik Kota Samarinda. Platform digital ini mendukung kebijakan Satu Data Indonesia melalui fitur input data, manajemen akses, dan dashboard interaktif yang terhubung langsung dengan Portal Satu Data Kota Samarinda.
Sebelumnya paparan juga disampaikan Muhammad Yusuf, SE., Pranata Komputer Ahli Madya dari BPS Kota Samarinda.
Acara yang dirangkap dengan penyerahan sertifikat dan plat penghargaan dari BPS Kaltim ini kemudian ditutup dengan peresmian keberlanjutan program. Pemkot Samarinda bersama BPS menargetkan replikasi Program Desa Cantik dapat diperluas ke seluruh kelurahan di Kota Samarinda sebagai upaya mewujudkan wilayah yang mandiri, inklusif, dan berbasis data.(NAJLA/DON/KMF-SMR | Dokumentasi: KHAIDIR/DOKPIM)
Tampilkan lebih sedikit

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026