SAMARINDA.KOMINFONEWS — Wali Kota Samarinda Dr Andi Harun memberikan respon positif terhadap usulan kerjasama antara Pemerintah Kota Samarinda dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) dalam penanganan pasien telantar.
“Sebenarnya ini juga menarik, saya setuju, tapi itu tidak cukup dengan Samarinda. Kalau misalnya khusus untuk warga Samarinda dan ditemukan di Samarinda. Oke ya, oke,” ucap Andi Harun memberikan dukungan terhadap usulan yang disampaikan Plt Direktur RSUD AWS dr Indah Puspitasari saat audiensi di ruang tamu VIP Wali Kota Balaikota Samarinda, Selasa (4/11/2025).
Tak hanya itu, Andi Harun melemparkan gagasan agar kerjasama ini bukan hanya dengan Pemkot Samarinda saja, tapi bisa dengan kabupaten/kota lainnya di Kaltim.
“Tidak apalah Samarinda yang duluan bekerjasama. Selanjutnya yang lain. Mungkin pak Gubernur bisa menginisiasi ini,” saran Andi Harun lagi.
Respon positif ini tentunya lanjut Andi Harun diperuntukkan bagi pasien terlantar yang diidentifikasi sebagai penduduk Samarinda.
“Prinsipnya untuk warga Samarinda yang terlantar dan masuk AWS, kita bisa. Tolong dibuatkan aja kerjasamanya,” pinta Andi Harun lagi.
Sebelumnya Indah menyampaikan kerjasama pola ini lima tahun lalu telah terlaksana, namun bukan dengan RSUD AWS melainkan RS Jiwa Daerah Atma Husada dalam hal menangani pasien telantar.
“Kerjasama ini dengan RS Jiwa Daerah Atma Husada sudah kita laksanakan 5 tahun. Mudahan Pak wali menyetujui kerjasama dengan AWS,” harap Indah waktu mengawali audiensinya.
Indah menjelaskan pasien terlantar tanpa identitas biasanya diantar oleh relawan maupun Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
“Jadi, kalau misalnya pasien-pasien kondisi yang kami terima itu karena tidak ada identitas, nanti sambil kita cari-cari. Kalau misalnya ada identitasnya, kita kembalikan lagi pada keluarganya. Tetapi kalau tidak punya identitas, kami bekerjasama dengan Disdukcapil, untuk kita tetapkan KTPnya, kemudian dimasukkan Jaminan Kesehatannya,” terang Indah yang juga menjabat sebagai Direktur RS Jiwa Daerah Atma Husada.(DON/KMF-SMR||FOTO: CHAIDIR DOKPIM)