SAMARINDA, KOMINFONEWS — Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., menegaskan pentingnya kegiatan Pekan Muda Restorasi Seni dan Budaya sebagai ruang strategis untuk memperkuat pelestarian seni dan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pekan Muda Restorasi Seni dan Budaya Tahun 2025 di Restorasi Area Samarinda City, Jalan KH. Fakhruddin (eks Jalan Anggi) No. 99, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis (18/12/2025) sore.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sungai Kunjang, Dwi Siti Noorbayah, S.Sos.,
M.Si., serta Lurah Teluk Lerong Ulu, Anton Sulistiyo, S.H. Acara ini menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, generasi muda, dan pelaku UMKM dalam upaya menjaga keberlanjutan seni budaya lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wawali Samarinda menyerahkan medali kepada anak-anak Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berhasil meraih juara pada cabang seni bela diri. Penyerahan medali ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Samarinda terhadap prestasi, kedisiplinan, serta semangat positif generasi muda dalam mengembangkan potensi diri melalui olahraga.
Selain menghadiri rangkaian acara utama, Saefuddin juga meninjau tenant-tenant bazar yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi dalam Pekan Muda Restorasi 2025.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan Pekan Muda Restorasi Seni dan Budaya memiliki nilai strategis karena mampu mengintegrasikan pelestarian seni dan budaya dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, ruang-ruang kreatif semacam ini perlu terus didukung agar dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Samarinda berharap potensi seni, budaya, dan ekonomi lokal semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional. (YAS/DON/KMF-SMR | FOTO: BAY/DOKPIM)