PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Samarinda Menuju Kota Tanpa Tunai, Laju yang Tak Lagi Bisa Dibendung

Berita    2 bulan yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    237 Kali

Sumber Foto: Diskominfo Kota Samarinda

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Di sebuah ruang rapat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, Selasa (18/11/2025) siang, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun berdiri dengan nada optimistis yang khas. Di hadapan para pemangku kepentingan daerah, ia menyampaikan kabar baik. Samarinda kini memimpin capaian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di seluruh Kaltim. Sebuah pencapaian yang tidak terjadi dalam semalam, melainkan hasil kerja lima tahun yang perlahan namun pasti membentuk wajah baru tata kelola keuangan kota ini.
Siang itu, ruangan dipenuhi layar-layar yang menampilkan grafik, angka, dan capaian triwulan. Namun di balik tumpukan data itu, tersimpan cerita yang lebih dalam; bagaimana sebuah kota berusaha berpindah dari pola konvensional menuju sistem digital yang lebih efisien dan transparan.
Andi Harun menyampaikan bahwa capaian ETPD Samarinda tidak hanya menempatkan kota ini sebagai yang terbaik di Kaltim. Lebih dari itu, Samarinda juga masuk nominasi penghargaan Bank Indonesia yang akan diumumkan pada 28 November mendatang, suatu legitimasi nasional atas kerja kolektif pemerintah daerah.
Namun, dalam nada teguhnya, Andi Harun tidak ingin euforia itu meninabobokan kerja-kerja reformasi yang masih panjang. “Proses ini sudah berjalan lima tahun. Seharusnya kami sudah berada di atas rata-rata, minimal bisa mendekati 100 persen,” katanya.
Kalimat itu terdengar seperti pengingat keras bagi seluruh jajarannya, bahwa prestasi ini bukan garis finis. Ia kemudian mengurai tiga manfaat kunci yang membuat elektronifikasi bukan sekadar program, tetapi kebutuhan zaman, yakni peningkatan efisiensi, penguatan transparansi dan akuntabilitas, serta dorongan signifikan terhadap pendapatan daerah.
“Semakin presisi capaian elektronifikasi, semakin tinggi pendapatan daerah. Ini akan berbanding lurus,” tegasnya.
Di balik pernyataan itu, ada gambaran besar yang sedang diperjuangkan; Samarinda yang mampu mengelola uang publik dengan lebih rapi, lebih cepat, dan lebih aman, tanpa celah untuk kebocoran atau manipulasi.
Meski capaian kota ini memimpin tingkat provinsi, masih ada titik-titik yang menurut dia perlu dibenahi. Hambatan teknis pada perangkat, kesenjangan adopsi di tingkat masyarakat, hingga budaya kerja yang belum sepenuhnya digital. “Jika masalah ada pada perangkat, kita perbaiki. Bila ada kendala di masyarakat, pemerintah akan mencari solusinya,” ujarnya.
Komitmen itu kembali ia tegaskan. Samarinda menargetkan 100 persen transaksi berbasis elektronik, dan tidak ada ruang untuk kompromi.
Lewat dukungan Bank Indonesia, Bankaltimtara, serta para pemangku kepentingan dalam ekosistem elektronifikasi daerah, ia yakin percepatan ETPD akan semakin nyata.
“Semoga progresnya semakin baik dan tahun depan kita bisa lebih dekat ke 100 persen,” pungkasnya, dengan nada yang tidak hanya optimistis, tetapi juga mengundang seluruh pihak untuk bergerak bersama.
Di luar gedung itu, Samarinda terus tumbuh. Jalan-jalan kota yang kian padat, pusat perbelanjaan dan pasar yang mulai menerima pembayaran digital, dan layanan publik yang perlahan-lahan bertransisi ke sistem non-tunai. Semuanya memperlihatkan arah yang sama. Ya, Samarinda sedang membangun masa depan baru, masa depan transaksi elektronik. (*/HER/KMF-SMR | FOTO: CHAIDIR/DOKPIM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026