SAMARINDA, KOMINFONEWS — Suasana Citra Niaga Samarinda, Selasa (24/11/2025) malam, menjadi saksi komitmen Pemerintah Kota Samarinda bersama Baznas dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Sebanyak 20 unit sepeda motor lengkap dengan rombong usaha diserahkan Wali Kota Samarinda, H. Andi Harun, kepada para mustahik sebagai program pemberdayaan menuju transformasi mustahik menjadi muzakki.
Acara yang digelar oleh Baznas Kota Samarinda ini dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, antara lain Wakil Wali Kota H. Saefuddin Zuhri, Ketua Baznas Kota Samarinda Ahmad Syahir Idris, Ketua TWAP H. Syaparudin, perwakilan Baznas Provinsi Kaltim, para camat, serta 20 penerima manfaat. Ketua Baznas Kota Samarinda menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Baznas Kota Samarinda, Baznas Provinsi Kalimantan Timur, dan para muzakki, termasuk perusahaan-perusahaan yang aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya.
Dalam laporannya, Ahmad Syahir Idris menyebut program ini bagian dari Samarinda Berdaya, yang menargetkan peningkatan kapasitas ekonomi mustahik melalui usaha produktif. Ia memaparkan bahwa beberapa kecamatan telah menjadi penerima program serupa, berupa Z-Mart, Z-Drink, hingga usaha kuliner. “Amanah ini harus betul-betul dimanfaatkan. Semoga bantuan motor dan rombong ini menjadi pintu rezeki yang berkah,” ujarnya.
Usai penyerahan simbolis, Wali Kota Andi Harun memberikan apresiasi terhadap kerja Baznas, yang dinilai telah menjalankan substansi Peraturan Baznas Nomor 2 Tahun 2018 mengenai zakat produktif. Ia menegaskan bahwa zakat tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan konsumtif, tetapi harus menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi sebagaimana prinsip maqasid syariah dalam menjaga harta (hifzul maal).
Mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an dan pandangan ulama seperti Al-Ghazali dan Yusuf Al-Qardhawi, Andi Harun menyampaikan bahwa bantuan usaha seperti ini merupakan praktik nyata pemberdayaan yang sesuai dengan tuntunan syariah. Ia juga mengapresiasi peran para muzakki, khususnya perusahaan-perusahaan yang mengelola sumber daya alam. “Kita doakan, seluruh muzakki yang telah berzakat dari hasil usaha dan sumber daya bumi, rezekinya semakin berkah,” ujarnya.
Wali Kota berharap program ini tidak berhenti di angka bantuan, tetapi benar-benar mendorong perubahan status penerima manfaat dari mustahik menjadi muzakki di masa depan. “Semoga ikhtiar ini menjadi langkah nyata meningkatkan kesejahteraan umat menuju Samarinda yang semakin maju,” tutupnya. (ASYA/KMF-SMR/FOTO: CRIS-DOKPIM)