SAMARINDA, KOMINFONEWS — Semangat meningkatkan budaya baca di kalangan generasi muda kembali ditegaskan oleh Bunda Literasi Kota Samarinda, Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun, dalam kegiatan Sosialisasi Literasi Informasi bertema “Dari Membaca Jadi Hebat: Menemukan Cerita Menemukan Diri” yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Samarinda, Jl. Kesuma Bangsa No. 5, Rabu (26/11/2025) pagi.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 Wita ini diikuti oleh 58 peserta, terdiri dari 44 siswa Sekolah Dasar, 11 guru, dan 3 Duta Baca Samarinda. Tampak hadir juga perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, angota TWAP serta OPD terkait lainnya.
Acara dibuka dengan laporan panitia oleh Hj. Ernawati, yang menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memperluas pemahaman literasi bagi pelajar, sekaligus memperkuat budaya membaca sebagai fondasi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tepian. Ia menegaskan bahwa Dispursip terus berkomitmen menghadirkan program-program penguatan literasi yang dapat diakses masyarakat.
Pada sesi utama, Bunda Literasi Hj. Rinda Wahyuni Andi Harun menekankan betapa pentingnya literasi informasi bagi perkembangan pelajar. Ia mengingatkan bahwa membaca secara rutin adalah langkah sederhana namun berdampak besar dalam membentuk kecerdasan dan memperluas wawasan.
“Membaca minimal 10 menit setiap hari dapat membuka banyak pengetahuan baru. Karena itulah kita mengenal istilah ‘Buku adalah jendela dunia’,” ujarnya.
Ia juga mendorong para pelajar untuk memanfaatkan perpustakaan dan pojok baca di sekolah sebagai ruang tumbuhnya kebiasaan membaca. Selain itu, Bunda Literasi menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang saling menghargai.
“Jauhi sifat mengejek atau membully. Kita semua diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tugas kita adalah saling mendukung dan menyayangi,” pesannya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Samarinda turut menambahkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi mencakup pemahaman informasi dan pengembangan pengetahuan secara menyeluruh.
Sesi kedua menghadirkan Rabiatunnisa (Kak Icha) yang tampil ceria dan interaktif, mengajak para pelajar untuk menyukai membaca melalui aktivitas yang menyenangkan dan penuh energi positif.
Melalui kegiatan ini, Dispursip Samarinda berharap budaya literasi semakin tumbuh subur di kalangan pelajar dan menjadi pondasi kokoh untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (ASYA/KMF-SMR)