SAMARINDA.KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun memimpin Rapat Koordinasi (Rapor) Pembahasan dan Penyepakatan Laporan Integrated City Planning (ICP) Kota Samarinda di Ballroom Arutala, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Samarinda, Kamis (18/12/2025) siang.
Rapat dihadiri jajaran perangkat daerah lintas sektor, para camat se-Kota Samarinda, perwakilan pelabuhan, serta lurah dari Kelurahan Pasar Pagi, Karang Mumus, Selili, dan Sungai Pinang Luar. Hadir pula Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) dan sejumlah kepala bagian di lingkungan Pemkot Samarinda.
Dalam rapat tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur PU Wilayah I Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum, Benny Hermawan, ST.,
M.Sc., memaparkan rencana pengembangan dan posisi strategis Kota Samarinda. Pemaparan mencakup pedoman pengembangan kawasan percontohan, studi pra-kelayakan, serta desain dasar Integrated City Planning.
ICP merupakan bagian dari National Urban Development Project, yang bertujuan mendorong pembangunan perkotaan terpadu dan berkelanjutan menuju 2045. Program ini berbasis pengembangan infrastruktur perkotaan cerdas dan terintegrasi, guna mewujudkan Samarinda sebagai kota layak huni, hijau, dan cerdas berstandar global.
Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa ICP menjadi fondasi strategis dalam menentukan arah pembangunan jangka panjang Kota Samarinda. Menurutnya, perencanaan kota tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut integrasi kebijakan, tata ruang, infrastruktur, lingkungan, ekonomi, dan aspek sosial.
“Melalui Integrated City Planning, kita ingin memastikan Samarinda tumbuh sebagai kota yang tertata, berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berbasis teknologi. Perencanaan harus kuat dan konsisten agar mampu menjawab tantangan masa depan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Rakor ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memastikan pembangunan Kota Samarinda berjalan terukur dan berkelanjutan. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan antara Pemerintah Kota Samarinda dan Kementerian Pekerjaan Umum. (EKO/HER/KMF-SMR | FOTO: BAY/DOKPIM)