Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Puri Senyiur itu menandai peralihan jabatan dari Firmansyah Subhan kepada Dr. Haedar. Di hadapan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para undangan, Andi Harun menekankan bahwa kolaborasi yang kuat telah menjadi fondasi utama menjaga stabilitas Kota Samarinda.
Menurut dia, selama masa kepemimpinan Firmansyah Subhan, terdapat tiga capaian nyata yang berhasil diwujudkan, yakni penguatan penegakan hukum, terbangunnya sinergi konstruktif dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, serta meningkatnya kondusivitas daerah.
“Saya sudah memprediksi tiga capaian utama itu. Dan semuanya terbukti,” tegas Andi Harun.
Ia juga mengapresiasi kinerja Firmansyah yang dinilai mampu menjaga harmoni lintas sektor serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Kepada Kajari yang baru, Dr. Haedar, Andi Harun menitipkan tiga agenda strategis, yakni pengawalan pembangunan, penguatan pencegahan korupsi, dan menjaga stabilitas daerah.
“Semakin kuat pencegahan, semakin kecil risiko hukum bagi penyelenggara negara. Ini harus kita jaga bersama,” ujarnya tegas.
Andi Harun menekankan bahwa komunikasi formal dan informal harus terus diperkuat guna menjaga soliditas antarlembaga. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk mempertahankan Samarinda sebagai kota yang toleran, aman, dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, ia turut mengungkap capaian Samarinda yang kini masuk dalam tiga besar kota paling maju di luar Pulau Jawa berdasarkan indikator nasional. Capaian tersebut kata dia, merupakan hasil kerja kolektif yang dibangun melalui sinergi yang konsisten.
Sementara itu, Firmansyah Subhan berpamitan setelah hampir tiga tahun mengabdi di Samarinda dan kini mendapatkan amanah sebagai Jaksa Ahli Madya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur (Kaltim). Ia mengapresiasi sinergi kuat bersama Pemkot dan Forkopimda yang dinilai mampu menjaga stabilitas daerah.
“Samarinda menjadi barometer kondusivitas di Kaltim. Terima kasih atas kebersamaan yang terjalin,” ungkapnya.
Kajari Samarinda yang baru, Dr. Haedar menyatakan kesiapan melanjutkan fondasi yang telah dibangun. Mantan Aspidsus Kejati Kaltim itu menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Kami siap melanjutkan sinergi yang sudah terbangun. Tanpa kolaborasi, penegakan hukum tidak akan maksimal,” tegasnya. (EKO/MAF/HER/KMF-SMR MHJ/DOKPIM)