SAMARINDA.KOMINFONEWS-Wali Kota Samarinda DR H Andi Harun memimpin langsung Rapat Persiapan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Gedung PKK pada Jumat 25 Juli 2025 sore.
Rapat ini dihadiri langsung Wakil Wali Kota Samarinda H Saefuddin Zuhri, Sekretaris Daerah H Hero Mardanus, Tim TWAP serta jajaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Samarinda.
Pertemuan sore itu menjadi langkah awal dalam memeriahkan pelaksanaan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kota Samarinda, agar seluruh elemen masyarakat bisa terlibat dan berperan aktif dan saling mendukung dalam pelaksanaan hingga di tingkat Kelurahan.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas Patiroy memaparkan rencana rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, mulai dari upacara bendera, lomba 17 an hingga pawai pembangunan.
“Untuk lomba kita adakan mulai dari tanggal 1 hingga 14 Agustus untuk umum dan pelajar. Sedangkan lomba untuk perangkat daerah 18-22 Agustus. Dan pawai pembangunan kita gelar 23 Agustus serta acara puncak di tanggal 24 Agustus,”urainya.
Dalam arahannya, Wali Kota Andi Harun menekan pentingnya peringatan HUT RI kali ini melibatkan warga Samarinda dalam berbagai kegiatan dan lomba untuk meningkatkan rasa kebersamaan.
“Saya minta lomba nanti harus ramai di seluruh kampung, basis kegiatannya di fokuskan pada masing-masing Kelurahan jangan semua lomba di arahkan ke pusat kota,”pesannya.
Ia juga meminta agar Kabag Tata Pemerintah Sekretariat Kota Samarinda untuk merancang kegiatan lomba kampung bersih atau gapura terindah. Tujuannya supaya warga memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggalnya.
Tak itu saja, Wali Kota Samarinda ini juga memberi catatan kecil terhadap pelaksanaan pawai pembangunan mendatang.
“Kalau bisa model pelaksanaannya jangan begitu-begitu saja setiap tahun, untuk peserta bidang olahraga juga jangan di dominan hanya satu cabor, seperti pencak silat yang diikuti hampir semua perguruan di Samarinda, kalau bisa lebih diatur,”sarannya.
Begitu pun dengan lomba karaoke, ia meminta lagu wajib harus ada lagu daerah. Dan ini berlaku untuk peserta umum. Sedangkan untuk lingkungan pegawai Pemkot, Andi Harun minta kepala OPD wajib mengikuti lomba tersebut. (CHA/DAN/KMF-SMR)