SAMARINDA.KOMINFONEWS – Pemerintah Kota Samarinda terus mengakselerasi pembangunan dengan memetakan potensi sumber daya alam (SDA) dan produk unggulan secara terarah dan optimal.
Komitmen ini diwujudkan melalui Expose Final Report Kajian Pemetaan Potensi SDA dan Produk Unggulan Daerah Tahun 2025 yang digelar Kamis (14/8/2025) pagi. Kegiatan ini hasil kerja sama antara Bapperida Kota Samarinda dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman.
Acara yang berlangsung di Ruang Arutala, Gedung B Bapperida Kota Samarinda ini dihadiri jajaran penting, antara lain Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardianus Satyawan; Kepala Bapperida, H Ananta Fathurrozi; Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi; perwakilan Dekranasda; para kepala perangkat daerah teknis; pimpinan BUMD; pimpinan perbankan daerah; camat se-Kota Samarinda; serta perwakilan pemerintah pusat dan provinsi.
Dalam laporannya, Kepala Bapperida menyampaikan bahwa kajian ini menjadi panduan strategis untuk memaksimalkan potensi Samarinda. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, mengintegrasikan kekuatan wilayah, industri, dan produk unggulan demi memberi nilai tambah bagi daerah.
Ia menambahkan Forum ini juga menjadi sarana untuk menjaring masukan dari para pemangku kepentingan guna menyamakan langkah dalam pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Sekda Kota Samarinda, menegaskan pengelolaan potensi daerah harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak semua pihak untuk melihat kekayaan Samarinda sebagai peluang besar yang dikelola dengan visi dan kolaborasi.
“Samarinda memiliki posisi strategis sebagai ibu kota Kalimantan Timur dan penyangga Ibu Kota Nusantara. Potensi yang kita miliki harus diolah menjadi kekuatan yang meningkatkan daya saing, membuka pasar nasional hingga internasional, dan menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi SDA dan produk unggulan, sekaligus menjadikannya pijakan strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.(VE/DON/KMF-SMR)