PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Samarinda Masuk 10 Besar Pariwara Antikorupsi 2025, Satu-satunya Perwakilan Kalimantan

Berita    2 bulan yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    152 Kali

Sumber Foto: DISKOMINFO kOTA sAMARINDA

JAKARTA. KOMINFONEWS - Kota Samarinda kembali menorehkan prestasi gemilang. Untuk pertama kalinya ikut berpartisipasi dalam ajang Pariwara Antikorupsi 2025 Kategori Media Konvensional, Samarinda langsung menembus 10 besar nominasi nasional dan menjadi satu-satunya wakil Kalimantan yang berhasil memperoleh apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Capaian ini menjadi bukti kuat komitmen dan konsistensi pemerintah daerah dalam membangun budaya antikorupsi melalui edukasi dan kampanye publik yang berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus Satyawan pada puncak kegiatan Pariwara Antikorupsi & ACFFEST 2025 di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025) sore. Piagam penghargaan ditandatangani langsung oleh pimpinan KPK, Ibnu Basuki Widodo, sebagai simbol pengakuan atas upaya serius Samarinda dalam mengawal integritas penyelenggaraan pemerintahan.
Usai menerima penghargaan, Hero menegaskan bahwa capaian ini lahir melalui proses panjang dan kerja nyata semua unsur pemerintah daerah. Ia menyebut, selama ini Samarinda tidak pernah berhenti menguatkan sistem pencegahan tindak pidana korupsi melalui pengawasan internal, perbaikan tata kelola, serta pendidikan integritas bagi aparatur.
"Banyak langkah yang telah kita tempuh sebagai bentuk pencegahan. Arahan KPK dalam proses finalis lomba ini kita penuhi seluruhnya. Prestasi ini adalah bukti komitmen Samarinda menuju tata kelola yang bersih dan berintegritas," tegasnya.
Hero menambahkan, momentum ini harus menjadi energi baru bagi seluruh ASN untuk tetap memegang teguh aturan hukum dan menjauhi segala bentuk penyimpangan. Menurutnya, keberhasilan Samarinda bukan sekadar penghargaan, melainkan dorongan moral untuk memperkuat gerakan antikorupsi secara nyata.
"Saya berharap seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK tetap menjaga kaidah hukum dan tidak terjerumus dalam tindakan negatif. Integritas itu fondasi utama. Dengan semangat ini, kita ingin mewujudkan wilayah bebas korupsi di Kota Samarinda," ujarnya.
Selain aparatur, Hero menekankan pentingnya peran media dalam memperluas kampanye antikorupsi hingga ke masyarakat luas. Media dinilai sebagai jembatan informasi yang berperan besar membangun kesadaran bersama, bahwa pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga publik sebagai pengawas.
Sementara itu, Inspektur Itda Samarinda Neneng Chamelia Shanti menyampaikan rasa syukur atas capaian 10 besar ini. Ia menilai prestasi ini sangat berarti mengingat Samarinda baru pertama kali mengikuti ajang tersebut.
"Alhamdulillah, walaupun belum menang, bisa masuk 10 besar di tahun pertama merupakan prestasi yang membanggakan. Ini menjadi penyemangat untuk ikut lagi tahun 2026. Tentu dengan persiapan yang lebih baik," jelas Neneng.
Ia menegaskan bahwa yang terpenting bukan hanya kompetisi atau piagam, tetapi implementasi nilai antikorupsi dalam kehidupan, layanan publik, hingga budaya kerja ASN.
"Ini seperti vitamin bagi Pemerintah Kota Samarinda agar lebih giat mengampanyekan integritas. Korupsi dicegah bukan hanya dari sisi pemerintah, masyarakat pun harus mengambil peran. Tidak memberi sesuatu kepada aparatur, dan aparatur wajib memberi pelayanan terbaik. Itu kunci utama," tegas Neneng.
Irbansus Inspektorat Daerah Kota Samarinda, Mukhlis menambahkan, keikutsertaan perdana Samarinda yang langsung menembus posisi 10 besar menjadi pijakan penting bagi babak berikutnya. Dengan dukungan penuh pimpinan daerah, ASN, serta partisipasi masyarakat, Samarinda menatap 2026 dengan optimisme lebih kuat menuju kota yang bersih, transparan, dan bebas korupsi.
Sementara pimpinan KPK RI, Ibnu Basuki Widodo menyebut ini merupakan momentum penting. Bukan hanya bagi KPK, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia .
"Intinya, pesan antikorupsi harus hadir dalam setiap ruang pemerintahan dan layanan masyarakat," ungkapnya. (HER/KMF-SMR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026