SAMARINDA, KOMINFONEWS- Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme, soliditas organisasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan sosial dan teknologi bagi para penghulu di Kota Samarinda. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) I Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Samarinda yang berlangsung di Hotel Amarins, Jalan Dr. Sutomo, Kamis (18/12/2025).
Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab pertama APRI Kota Samarinda yang dinilainya sebagai momentum penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi selama empat tahun terakhir sekaligus merumuskan visi, misi, dan program strategis yang lebih terarah ke depan.
“Di tengah dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks, peran penghulu menjadi semakin strategis. Perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat menuntut para penghulu untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan inovasi,” ujar Saefuddin Zuhri.
Ia menegaskan, kehadiran APRI sebagai organisasi profesi memiliki peran penting dalam melakukan pembinaan, pelatihan, serta memperkuat koordinasi antaranggota, sehingga para penghulu dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal dengan menjunjung tinggi integritas.
Lebih lanjut, Wawali berharap Muscab ini mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, inovatif, dan berkomitmen tinggi dalam memajukan organisasi serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat Kota Samarinda.
Dalam kesempatan itu, Saefuddin Zuhri juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di dalam organisasi, khususnya dalam proses pemilihan kepengurusan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal wajar, namun tidak boleh menimbulkan perpecahan atau dualisme kepemimpinan.
“Siapa pun yang terpilih harus dihormati, dan yang belum terpilih harus berlapang dada. Organisasi yang kuat adalah organisasi yang solid, berjiwa besar, dan mampu bersatu demi tujuan bersama,” tegasnya.
Pemerintah Kota Samarinda, lanjutnya, sangat membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para penghulu, untuk bersama-sama mewujudkan Samarinda yang lebih maju, baik, dan bersih. Ia juga mengakui masih adanya sejumlah keterbatasan dalam pelayanan dan pembinaan, namun memastikan Pemkot terus berbenah secara bertahap.
Menutup sambutannya, Wawali menyampaikan ucapan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Muscab I APRI Kota Samarinda. Ia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi dan masyarakat.
“Semoga Muscab ini melahirkan kepemimpinan yang amanah, membawa APRI Kota Samarinda semakin maju, serta memperkuat peran penghulu sebagai penjaga nilai-nilai agama, budaya, dan akhlak di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Pembukaan Muscab secara resmi ditandai dengan penyerahan palu sidang kepada pimpinan sidang. Sebelumnya, Ketua Panitia Muscab melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda empat tahunan untuk memilih kepengurusan baru, mengevaluasi program kerja periode sebelumnya, serta merumuskan arah strategis organisasi untuk empat tahun mendatang.
(MAF/FER/KMF-SMR | FOTO: CRIS/DOKPIM)