SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM menyerahkan bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara simbolis kepada para korban musibah kebakaran di Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi kejadian, di Jalan Pangeran Bendahara (Mas Penghulu), Gang Abu Bakar, RT 01, Kamis (29/1/2026) siang.
Kehadiran Wawali menjadi bentuk nyata kepedulian dan respons cepat Pemkot Samarinda terhadap warganya yang tertimpa musibah. Ia didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Samarinda Mochammad Arif Surochman, Camat Samarinda Seberang Aditya Koesprayogi, Kabag Kesra Setda Kota Samarinda Syamsu Nur, Lurah Tenun Lisa Rizky Wardani, serta anggota Tim Wali Amanat Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda.
Dalam laporannya, Lurah Tenun Lisa Rizky Wardani menjelaskan bahwa kebakaran terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WITA di Jalan Pangeran Bendahara, Gang Abu Bakar, RT 01. Akibat kejadian tersebut, delapan rumah terbakar dan dua rumah terdampak. Total terdapat 11 kepala keluarga dengan 45 jiwa yang terdampak, serta tujuh unit sepeda motor ikut hangus terbakar.
Lisa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkot Samarinda serta seluruh pihak, termasuk swasta dan masyarakat, yang telah bergotong royong membantu para korban. Ia berharap musibah serupa tidak kembali terjadi di wilayah Kelurahan Tenun.
Sementara itu, Wawali Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, SE, MM menyampaikan rasa prihatin dan empati mendalam atas musibah yang dialami warga. Ia menegaskan kehadiran pemerintah adalah untuk memastikan warga tidak sendiri menghadapi cobaan.
“Atas nama Pemkot Samarinda, kami turut prihatin. Semoga para korban diberikan ketabahan, kesehatan, serta rezeki pengganti yang lebih baik,” ujar Saefuddin Zuhri.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bersama. Menurutnya, kewaspadaan menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan kompor dan instalasi listrik.
“Pastikan sebelum meninggalkan rumah, kompor dan instalasi listrik dalam kondisi aman. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan,” tegasnya.
Usai menyerahkan bantuan, Wawali bersama jajaran terkait meninjau langsung lahan bekas kebakaran. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan langkah tindak lanjut yang diperlukan bagi para korban. (EKO/HER/KMF-SMR | FOTO: TOM/DOKPIM)