PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Berita

Lewat Gema Ramadan, Andi Harun Ajak ASN Maksimalkan Ibadah di 10 Hari Terakhir dan Perkuat Integritas

Berita    1 bulan yang lalu   
WANDAN DEWI MURIA SARI, A.Md    225 Kali

Sumber Foto: Diskominfo Kota Samarinda

SAMARINDA.KOMINFONEWS — Wali Kota Samarinda, Dr Andi Harun, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda untuk memaksimalkan ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan guna meraih ampunan Allah SWT. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan tausiah Ramadan dalam program Gema Ramadan usai Salat Zuhur berjamaah di Mushola Ar-Raudah Balaikota Samarinda, Selasa (10/3/2026).
Dalam tausiahnya yang mengangkat tema “Raih Maghfirah, Tajdid al-Qalb dan Tajdid al-Hal”, Andi Harun juga menyampaikan permohonan maaf karena jadwal tausiah yang semula direncanakan sehari sebelumnya harus ditunda. Ia sekaligus mengingatkan kembali materi tausiah sebelumnya tentang pentingnya memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari amalan utama di bulan suci Ramadan.
Pada kesempatan tersebut, Andi Harun juga mengulas kembali konsep takwa dan kefasikan yang telah dibahas pada awal Ramadan. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 183 bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai derajat takwa.
Selain itu, ia mengingatkan pesan dalam QS. Asy-Syams ayat 9–10 tentang keberuntungan bagi orang yang menyucikan jiwa serta kerugian bagi mereka yang mengotorinya.
Menurutnya, kefasikan merupakan sikap yang menjauhkan manusia dari ketaatan kepada Allah. Bahkan dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan bahwa kefasikan membawa kehinaan bagi pelakunya.
Ia juga menambahkan firman Allah dalam QS. Al-Qadr ayat 1–5 tentang kemuliaan malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan, yakni malam ketika para malaikat dan Jibril turun membawa keberkahan hingga terbit fajar.
Menjelang sepuluh malam terakhir Ramadan, Andi Harun mengajak seluruh ASN untuk bersungguh-sungguh mencari malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah, terutama pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.
hiuu Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim yang menyebutkan, “Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.” Hadis tersebut menjadi pengingat agar umat Islam meningkatkan ibadah melalui i’tikaf, doa, zikir, istighfar, serta membaca Al-Qur’an.
Selain itu, ia juga mengutip beberapa hadis sahih dari para sahabat Nabi yang menjelaskan keutamaan malam Lailatul Qadar. Dalam hadis riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam riwayat lain, Aisyah juga bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa yang dianjurkan jika seseorang menjumpai malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW kemudian mengajarkan doa: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,” yang berarti, “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memberi maaf, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi).
Sementara itu, sahabat Ubay bin Ka’b radhiyallahu ‘anhu pernah bersumpah bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada malam ke-27 Ramadan.
Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW memberi tanda-tanda malam tersebut, di antaranya suasana malam yang tenang dan pada pagi harinya matahari terbit tanpa sinar yang menyilaukan (HR. Muslim).
Adapun dalam hadis riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa melaksanakan qiyamul lail pada malam Lailatul Qad i’ll ar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Melalui momentum sepuluh hari terakhir Ramadan ini, Andi Harun berharap seluruh ASN dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbaiki diri.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama Ramadan hendaknya menjadi kekuatan untuk memperbarui hati (tajdid al-qalb) dan memperbaiki perilaku (tajdid al-hal), sehingga tercermin dalam integritas, etos kerja, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.(jef-dokpim/don-kmf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

Sekretariat Daerah

Gedung Balaikota Jl. Kesuma Bangsa, No. 82 Samarinda

Telp: 0541-731489   Email: setda@samarindakota.go.id   Website: https://setda.samarindakota.go.id


2026