SAMARINDA, KOMINFONEWS — Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, bersama Wakil Wali Kota, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., menghadiri apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda. Upacara diaksanakan tepat pukul 00.00 WITA, Sabtu (17/08/2025).
Panglima Komando Daerah Militer VI/Mulawarman, Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P.,
M.Sc., bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel kehormatan dan renungan suci yang berlangsung dengan khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun menyampaikan makna penting dari kegiatan tahunan itu. Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak dapat dipisahkan dari perjuangan panjang para pahlawan bangsa.
“Yang bisa kita tarik hikmahnya (Renungan Suci), bahwa kita harus menyadari dengan sangat dalam bahwa kemerdekaan itu bukan perjuangan yang gampang,” ucapnya.
Andi Harun menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil dari pengorbanan besar para pejuang.
“Perjuangan yang memakan waktu puluhan tahun dengan jutaan pengorbanan jiwa dan segenap penderitaan yang dialami oleh rakyat yang dipelopori oleh para pahlawan kita,” lanjutnya.
Karena itu, Andi Harun mengajak masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan cara-cara positif.
“Dengan meneruskan perjuangan mereka dalam situasi damai dengan jalan memajukan bangsa sesuai dengan bidang tugas pengabdian kita masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M, menambahkan bahwa peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk semakin menghargai jasa para pahlawan.
“Dengan 80 tahun Indonesia merdeka, kita bisa melaksanakan sebagai bangsa Indonesia yang baik, harus kita junjung tinggi para pahlawan dan pejuang yang telah mendahului kita,” ucapnya.
Apel kehormatan dan renungan suci ini digelar sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. (MAF/KMF-SMR FOTO : BAY-DOKPIM)