SAMARINDA, KOMINFONEWS — Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menerima audiensi Sanggar Seni dan Budaya Pandji Keroan Koetai Bersatoe (PKKB) di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Gedung PKK, Jalan Ruhui Rahayu, Senin (24/11/2025). Pertemuan ini turut dihadiri Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Disporapar Agnes Gering Belawing, Kabid Kebudayaan Disdik Samarinda Barlin Hadi Kesuma, Pengelola Museum Kota Samarinda Ainun Jariah, Ketua TWAP Syaparudin, serta Pendiri dan Pembina PKKB H. Awang Irwan Setiawan beserta rombongan.
Dalam audiensi tersebut, H. Awang Irwan Setiawan memaparkan rencana besar PKKB menggelar kegiatan bertajuk “Bilah Nusantara” pada 6–7 Desember 2025 di Museum Samarinda. Kegiatan ini akan menghadirkan pameran seni bilah tradisional seperti mandau, keris, dan berbagai pusaka lainnya. Selain itu, turut direncanakan lomba tari original daerah, lomba ketapel, sumpit, serta sejumlah permainan tradisional lain.
PKKB juga mengusulkan digelarnya sesi kongkow budaya bersama seniman dan para pejabat, diharapkan dihadiri langsung Wali Kota atau Wakil Wali Kota. Tidak hanya itu, seminar khusus mengenai Mandau di Kantor Gubernur juga masuk dalam rangkaian kegiatan. Awang Irwan menegaskan perlunya PKKB hadir sebagai wadah seni yang mampu mengakomodasi banyak potensi budaya dan kelompok seni yang selama ini belum terfasilitasi dengan baik.
Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menyambut positif rencana kegiatan “Bilah Nusantara”. Ia menilai rangkaian acara ini memiliki nilai budaya dan sejarah yang penting untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai keterkaitan lintas etnis di Samarinda.
Wawali juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memastikan fasilitas Museum Samarinda semakin baik menjelang pelaksanaan kegiatan. “Semoga saat acara nanti, kondisi museum sudah jauh lebih nyaman bagi pengunjung,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya koordinasi lintas pihak agar setiap rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar. “Banyak hal baik yang bisa kita tampilkan. Ayo kita sama-sama memberikan yang terbaik untuk daerah ini,” tutupnya. (ASYA/KMF-SMR/FOTO: CRIS-DOKPIM)