SAMARINDA, KOMINFONEWS — Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menerima audiensi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Samarinda, Jumat (5/12/2025) pukul 10.30 Wita, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Gedung PKK Kota Samarinda. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Tim Wali Kota Bidang Percepatan (TWAP) Syaparudin dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Samarinda, Yusoa Laden. Dari pihak PMII hadir Ketua Umum PC PMII Samarinda Taufikudin, Wakil Ketua II Zumardin, Wakil Ketua III Gabriell Alditia Randy Siregar, serta sejumlah anggota PMII lainnya.
Dalam kesempatan itu, PC PMII menyampaikan berbagai masukan terkait pembangunan Kota Samarinda, di antaranya persoalan infrastruktur jalan dan drainase, pengelolaan sampah, serta rencana pendirian SPBU khusus ASN. Selain itu, PMII juga secara resmi menyampaikan undangan kepada Wakil Wali Kota untuk menghadiri kegiatan Haul Gus Dur yang direncanakan berlangsung pada 21–22 Desember 2025 di kawasan Buddha Center Samarinda, dengan konsep diskusi lintas agama.
Ketua Umum PC PMII Samarinda, Taufikudin, menegaskan komitmen PMII untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda dalam mendukung kemajuan daerah. Ia juga berharap adanya fasilitasi audiensi lanjutan dengan Dinas PUPR untuk membahas persoalan drainase dan pembangunan infrastruktur yang dinilai masih memerlukan perhatian serius.
Sementara itu, Arman Maulana dari Biro Advokasi dan Lingkungan Hidup PMII menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang dinilai masih perlu penguatan program konkret di lapangan. Ia juga menyampaikan pandangan terkait rencana SPBU ASN agar tidak terlalu eksklusif dan lebih diarahkan pada penambahan jumlah SPBU secara umum.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan PC PMII. Ia menjelaskan bahwa Pemkot Samarinda saat ini terus mengembangkan sistem pengelolaan sampah melalui bank sampah, pemilahan di hulu, pembangunan insinerator di setiap kecamatan, serta penerapan sistem sanitary landfill di TPA.
Terkait SPBU ASN, Ketua TWAP Syaparudin menjelaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap perencanaan dan akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah serta prioritas pembangunan. Tujuan utama pembangunan SPBU ASN adalah untuk mengurai kepadatan di SPBU umum dan mendukung kelancaran lalu lintas.
Wawali juga menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam kegiatan Haul Gus Dur yang digagas PMII, selama tidak berbenturan dengan agenda kedinasan. Ia mengapresiasi konsep kegiatan lintas agama yang diusung PMII dan menilai hal tersebut sejalan dengan semangat toleransi dan pluralisme yang diwariskan oleh Gus Dur.
“Aktivis harus terus bergerak, tapi bukan hanya saat demo. Mari kita bergerak bersama membangun Samarinda,” pesan Saefuddin Zuhri kepada seluruh kader PMII yang hadir.
Audiensi diakhiri dengan foto bersama dan komitmen bersama memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Samarinda dan kalangan mahasiswa dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (ASYA/KMF-SMR/ FOTO: MUHAJIR-DOKPIM)